Category: Edukasi

  • Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima audiensi jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Pengprov Perbakin) Sumatera Selatan, Rabu (23/9/2026).

     

    Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Delegasi lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pertemuan menjadi kesempatan bagi jajaran Polda Sumsel dan Pengprov Perbakin Sumsel untuk mempererat komunikasi serta membahas berbagai hal terkait organisasi dan pembinaan olahraga menembak di wilayah Sumatera Selatan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi Karolog Polda Sumsel Kombes Pol Budi Santosa, S.I.K., M.Si., Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., serta Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H.

     

    Sementara itu, rombongan Pengprov Perbakin Sumsel dipimpin Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumsel Anton Bambang Utoyo. Turut hadir Ketua Harian H. Iran Suhadi, Wakabid Organisasi M. Taufik Roseno, Wakabid Tembak Reaksi Mariyanto, Wakabid Organisasi Wachdy Kurnia, Wakil Bendahara Adam Sautin, Wakil Bendahara II Yusdi, serta jajaran pengurus lainnya.

     

    Audiensi diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kedatangan jajaran Pengprov Perbakin Sumsel kepada Kapolda Sumsel. Selanjutnya, Kapolda Sumsel menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi olahraga.

     

    Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara kedua pihak. Dalam suasana yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban tersebut, berbagai hal dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendukung pembinaan olahraga menembak di Sumatera Selatan.

     

    Olahraga menembak membutuhkan pembinaan yang terarah, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap aspek keselamatan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, komunikasi antara organisasi olahraga dengan pihak kepolisian menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan secara tertib dan sesuai aturan.

     

    Audiensi juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan rencana Pengprov Perbakin Sumsel dalam mengembangkan organisasi serta meningkatkan pembinaan atlet. Dengan komunikasi yang terjalin, diharapkan berbagai program pembinaan dapat berjalan secara terkoordinasi.

     

    Kapolda Sumsel menerima kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang baik dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung kegiatan olahraga serta menciptakan pelaksanaan kegiatan yang aman dan tertib.

     

    Selain aspek olahraga, pertemuan juga menunjukkan pentingnya komunikasi lintas lembaga dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu memastikan setiap kegiatan berlangsung dengan memperhatikan ketentuan dan aspek keamanan.

     

    Setelah rangkaian audiensi dan diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama antara Kapolda Sumsel, pejabat utama Polda Sumsel, serta jajaran Pengprov Perbakin Sumsel.

     

    Seluruh rangkaian kegiatan audiensi berlangsung dengan tertib dan lancar. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, serta mendukung pembinaan olahraga menembak di Provinsi Sumatera Selatan.

     

    Polda Sumsel juga terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai organisasi dan kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif sekaligus mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Apresiasi KBPBI dan KSPSI Sampaikan Aspirasi dengan Tertib

    Polda Metro Jaya Apresiasi KBPBI dan KSPSI Sampaikan Aspirasi dengan Tertib

     

    RRI.CO.ID, Jakarta – Polda Metro Jaya mengapresiasi kelompok buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ketertiban peserta turut menjaga penyampaian aspirasi berjalan berdampingan dengan aktivitas masyarakat di kawasan Dukuh Atas.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian kehidupan demokrasi yang perlu dihormati. Apresiasi diberikan kepada Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada saudara-saudara kita dari KBPBI dan KSPSI. Mereka telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai,” ujarnya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

    Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis kepada peserta penyampaian aspirasi. Pelayanan juga dilakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan tetap berjalan.

    “Penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat dalam demokrasi. Kami menghargai komitmen peserta menjaga ketertiban serta menghormati masyarakat lainnya,” katanya.

    Pengaturan dan rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan. Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf apabila pengaturan tersebut berdampak terhadap perjalanan masyarakat.

    “Kami mohon maaf apabila perjalanan atau aktivitas masyarakat sedikit terganggu. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib,” ucapnya.

    Polda Metro Jaya turut mengajak kelompok yang masih menyampaikan aspirasi untuk menjaga kegiatan tetap damai dan tertib. Peserta juga diminta menghormati masyarakat lainnya, menjaga fasilitas publik, serta mengikuti arahan petugas.

    “Kepentingan masyarakat lainnya tetap kami layani. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat,” ujarnya.

  • Massa Bubar, Polda Metro Apresiasi Penyampaian Aksi Berakhir Tertib

    Massa Bubar, Polda Metro Apresiasi Penyampaian Aksi Berakhir Tertib

    Jakarta – Massa aksi di DPR hingga Monas, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri sore tadi. Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang tertib dan aman.
    Kegiatan penyampaian aspirasi massa berakhir pada Kamis (24/9/2026) sore tadi. Usai massa membubarkan diri, polisi secara bertahap menormalkan kembali arus lalu lintas untuk kelancaran mobilitas dan aktivitas masyarakat.

    Seperti diketahui, unjuk rasa berlangsung di beberapa titik. Di kawasan Silang Selatan Monas, penyampaian aspirasi antara lain diikuti DPN Koalisi Nasional Reforma Agraria (Knara), Aliansi Tanah untuk Rakyat Jakarta, serta Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Universitas Bung Karno.

    Sementara itu, di Taman Pandang berlangsung Aksi Kamisan. Penyampaian aspirasi juga berlangsung di depan gedung MPR/DPR RI yang digelar oleh massa dari AGRA Pusat, Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia Jawa Barat, serta BEM KM IPB.

    Sedangkan di kawasan UOB, Dukuh Atas, aksi massa dari elemen buruh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) juga telah usai. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut telah selesai dan situasi di sejumlah titik kembali kondusif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang turut menjaga ketertiban hingga kegiatan selesai. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, pamdal MPR/DPR RI, pamdal Monas, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan dan pengamanan kegiatan masyarakat.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Terima kasih juga kepada seluruh unsur yang telah bekerja bersama serta masyarakat yang ikut menjaga suasana tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujar Kombes Budi.

    Semangat Polri untuk demokrasi diwujudkan dengan menghormati ruang masyarakat dalam menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga kepentingan warga lainnya yang tetap bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, menggunakan transportasi, maupun melakukan perjalanan. Setelah kegiatan selesai, pengaturan lalu lintas secara bertahap dikembalikan seperti semula.

    Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pengaturan maupun pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan sempat berdampak pada perjalanan dan aktivitas warga.

    “Kami mohon maaf apabila aktivitas atau perjalanan masyarakat sempat terganggu. Terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kerja sama semua pihak. Mari terus kita jaga semangat saling menghormati, baik dalam menyampaikan aspirasi maupun menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga Jakarta tetap menjadi ruang bersama yang aman dan nyaman,” pungkas Kombes Budi.

     

  • Polda Metro Buka Layanan ETLE Satu Atap, Disebut Akan Mudahkan Warga

    Polda Metro Buka Layanan ETLE Satu Atap, Disebut Akan Mudahkan Warga

    Jakarta, CSamsat Polda Metro Jaya kini menyediakan layanan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE )satu atap, disebut akan memudahkan masyarakat dalam konfirmasi pelanggaran, bayar denda, dan buka blokir kendaraan.
    “Kami sudah melihat bahwa masyarakat yang ter-capture ETLE, mengonfirmasi dan membayar, kemudian terkena blokir, bisa dilayani di Samsat,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasastya saat meninjau langsung  Regional Traffic Management Center (RTMC) dan pelayanan Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9) dikutip dari keterangan resmi.

    “Alhamdulillah, saat ini di Samsat Polda Metro Jaya sudah dilayani dengan pelayanan buka blokir ETLE, sehingga proses administrasi kendaraan bermotor dapat terlaksana dengan baik,” sambungnya.

    Made Agus menyebut layanan pembukaan blokir ETLE di Samsat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban administrasi setelah terjadi pelanggaran lalu lintas.

    Sistem ETLE Dirombak, Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung
    Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendatangi sejumlah tempat berbeda untuk menyelesaikan proses administrasi kendaraan setelah melakukan konfirmasi dan pembayaran denda ETLE.

    Made Agus juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Digital Korlantas sebelum mendatangi Samsat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan dan konfirmasi terhadap dugaan pelanggaran ETLE secara lebih mudah.

    “Sebelum ke Samsat, silakan unduh aplikasi Digital Korlantas untuk mengonfirmasi ETLE. Dengan memasukkan nomor referensi dan nomor pelat kendaraan, masyarakat dapat mengetahui apakah kendaraannya terkena ETLE atau tidak,” tutur dia.

    Pihaknya berharap pemanfaatan aplikasi Digital Korlantas dapat membantu masyarakat memperoleh informasi lebih awal mengenai status kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan sebelum datang ke Samsat dan menyiapkan dokumen yang diperlukan.

    Made Agus mengingatkan masyarakat yang kendaraannya terkena ETLE agar segera menyelesaikan pembayaran denda melalui kanal pembayaran resmi yang telah disediakan. Pembayaran tersebut perlu dilakukan setelah masyarakat menerima dan mengonfirmasi informasi pelanggaran.

    “Apabila terkena ETLE, silakan diselesaikan melalui channel pembayaran yang sudah disiapkan. Setelah itu baru ke Samsat untuk proses kendaraan berikutnya,” ujarnya.

    Dia juga meninjau efektivitas penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu lewat sistem ETLE.

    “Kami juga meninjau efektivitas ETLE, terutama dengan maraknya pemalsuan TNKB. Polda Metro Jaya sudah sangat baik dalam melakukan penindakan terhadap masyarakat yang memalsukan TNKB,” ucap dia.

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro Ajak Rawat Kebersamaan Dan Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda Metro Ajak Rawat Kebersamaan Dan Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmaniasekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

    Mohammad Khoirul Amin, Khoirul Amin , Amin

     

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmania sekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

     

  • Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel melalui mekanisme pengawasan internal yang berjalan aktif, termasuk terhadap anggota yang bertugas di lingkungan Polda Sumsel sendiri.

     

    Penegasan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap proses penanganan sebuah perkara yang sebelumnya ditangani salah satu penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel dan menjadi sorotan di masyarakat.

     

    Personel yang dimaksud adalah AKP TI, yang menjabat sebagai Kanit 4 Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Sebelumnya, yang bersangkutan menangani penyelidikan atas sebuah laporan dugaan tindak pidana.

     

    Dalam proses penanganan perkara tersebut, pihak pelapor menyampaikan keberatan yang kemudian ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan internal Polda Sumsel. Penanganan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan internal Polri yang berlaku.

     

    Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel melaksanakan sidang disiplin terhadap personel yang bersangkutan. Hasil sidang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor Kep/73/XII/2025 tanggal 31 Desember 2025.

     

    Berdasarkan keputusan tersebut, AKP TI dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu periode.

     

    Pemberian sanksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan pembinaan internal Polda Sumsel untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap keluhan atau keberatan masyarakat yang berkaitan dengan kinerja personel akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan.

     

    “Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa setiap keluhan, termasuk yang menyangkut kinerja personel kami sendiri, ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme resmi. Ini membuktikan bahwa pengawasan internal Polda Sumsel berjalan aktif,” ujar Nandang.

     

    Nandang menambahkan, proses evaluasi dan pembinaan personel merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan masukan publik juga menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    “Kami mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan masukan atau keberatan melalui saluran resmi, seperti Bidang Propam, apabila menemukan hal yang perlu dievaluasi dalam pelayanan kepolisian,” tegasnya.

     

    Polda Sumatera Selatan memastikan fungsi pengawasan internal terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas personel dalam menjalankan tugas.

     

    Setiap laporan atau keberatan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan proses yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

     

    Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk terus melakukan pembenahan internal sekaligus menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Wilayah Bekasi

    Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Wilayah Bekasi

    Jakarta. Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang digelar di 154 desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 20 September 2026.

    Pengamanan disiapkan melalui jajaran Polres Metro Bekasi bersama unsur terkait. Pola pengamanan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah guna menjaga seluruh tahapan Pilkades tetap aman dan tertib.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan itu dilakukan melalui jajaran Polres Metro Bekasi bersama unsur terkait, dengan skema pengamanan yang disesuaikan berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

    “Kami mengajak seluruh pihak menunjukkan sikap siap menang dan siap kalah, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu perselisihan,” kata Budi di Jakarta, Jumat (18/09/2026).

    Budi juga mengimbau para calon, pendukung, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan serta tidak melakukan provokasi, intimidasi, maupun ancaman yang dapat mengganggu jalannya Pilkades.

    “Apabila terjadi keberatan atau sengketa selama proses Pilkades, penyelesaiannya ditempuh melalui mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Budi.
    Selain mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, kepolisian turut mewaspadai praktik perjudian atau botoh yang berpotensi muncul dalam kontestasi pemilihan kepala desa.

    Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi disiagakan untuk melakukan penindakan apabila ditemukan adanya indikasi tindak pidana perjudian.

    Budi menegaskan personel yang diterjunkan di lapangan diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pelaksanaan pengamanan.

    “Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan tertib,” tutur Budi.

  • Gagas Program ‘Bapak Asuh’ Polda Metro Hadirkan Polri Lebih Dekat dengan Pelajar

    Gagas Program ‘Bapak Asuh’ Polda Metro Hadirkan Polri Lebih Dekat dengan Pelajar

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi DPRD DKI, Perkuat Koordinasi Antarlembaga

    Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi DPRD DKI, Perkuat Koordinasi Antarlembaga

     

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.